RUPA
Materi Seni Rupa
Pengenalan unsur, prinsip, teknik, dan proses penciptaan karya seni rupa sederhana
Tujuan Pembelajaran
Siswa memahami unsur dan prinsip seni rupa, mengenal perbedaan seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi, serta dapat menerapkan teknik dasar (menggambar, mewarnai, membentuk) untuk menghasilkan karya sederhana yang menunjukkan pemikiran estetis dan ekspresi kreatif.
Ringkasan Materi
Seni rupa mempelajari cara menghasilkan karya visual dengan memperhatikan unsur (garis, bentuk, warna, tekstur, ruang, bidang) dan prinsip estetika (kesatuan, keseimbangan, ritme, proporsi, kontras). Materi mencakup teknik menggambar, melukis, dan membuat karya tiga dimensi sederhana (patung/kriya). Proses penciptaan dimulai dari pengamatan → ide/sketsa → pemilihan media → pengerjaan → evaluasi dan pamer.
Unsur Seni Rupa
Garis
Elemen dasar yang membentuk bentuk, arah, dan struktur gambar. Garis dapat tebal-tipis, lurus, melengkung.
Bentuk & Bidang
Bentuk dua dimensi (persegi, lingkaran) dan bidang yang menampilkan kontur objek.
Warna
Aspek warna meliputi hue (warna dasar), nilai (gelap-terang), dan saturasi (kecerahan).
Tekstur & Ruang
Tekstur memberi kesan permukaan (kasar/halus). Ruang menunjukkan jarak dan kedalaman (foreground/background).
Prinsip Seni Rupa
- Kesatuan (Unity): elemen-elemen bekerja sebagai keseluruhan.
- Keseimbangan (Balance): distribusi visual yang seimbang—simetris atau asimetris.
- Ritme & Irama: pengulangan elemen untuk menciptakan gerak visual.
- Kontras: perbedaan warna, ukuran, atau tekstur untuk menonjolkan pusat perhatian.
- Proporsi: hubungan ukuran antar bagian karya.
Teknik & Media Sederhana
Menggambar (Pensil / Arang)
Latihan sketching, shading, cross-hatching untuk menampilkan volume dan tekstur.
Melukis (Cat Air / Akrilik)
Penggunaan warna, gradasi, lapisan cat (glazing), dan komposisi warna dasar.
Kriya / 3D (Lunak / Kertas)
Membuat model sederhana dengan tanah liat, kertas, atau bahan daur ulang (origami, papier-mâché).
Desain Digital (Dasar)
Pengenalan layout, tipografi sederhana, dan penggunaan aplikasi gambar dasar (opsional).
Contoh Proses Penciptaan
1) Observasi objek → 2) Buat beberapa sketsa ide → 3) Pilih komposisi & media → 4) Kerjakan detail & pewarnaan → 5) Evaluasi & beri judul karya.
Membuat poster tema lingkungan: siswa membuat sketsa, memilih palet warna kontras, menambahkan teks singkat, lalu mempresentasikan makna simbolik di depan kelas.
Latihan & Tugas
- Gambar objek sederhana (gelas atau buah) dengan teknik shading agar terlihat volume.
- Buat karya kolase dari kertas bekas bertema "Sekolahku" (ukuran A4).
- Rancang poster 1 halaman tentang kebersihan lingkungan; sertakan judul dan dua simbol.
- Tuliskan refleksi singkat (4–6 kalimat): mengapa memilih warna tertentu untuk karya?
Persentase penilaian bisa berdasarkan teknik (40%), kreativitas & komposisi (40%), serta kebersihan & presentasi (20%).
Penilaian & Refleksi
Gunakan rubrik sederhana: (1) penguasaan teknik, (2) pemilihan unsur/prinsip, (3) kebersihan karya, (4) kemampuan menjelaskan konsep. Minta siswa mengunggah foto karya dan menulis deskripsi singkat: ide, teknik, dan pesan yang ingin disampaikan.