ATLETIK

Materi Atletik

Cabang olahraga: lari, lompat, dan lempar — teknik dasar, latihan, keselamatan, dan evaluasi

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu menjelaskan cabang-cabang atletik (lari, lompat, lempar), menerapkan teknik dasar pada beberapa nomor atletik (start dan teknik lari, lompat jauh, lompat tinggi sederhana, tolak peluru), merancang latihan kebugaran yang sesuai, serta menerapkan prinsip keselamatan dan etika saat berlatih maupun bertanding. Pembelajaran juga menumbuhkan sikap disiplin, sportivitas, dan kerja sama.

Materi Ringkas

Materi menyajikan ringkasan konsep dan praktik atletik: pengertian atletik; nomor lari (100 m, 400 m, estafet), teknik start dan posisi berlari; nomor lompat (lompat jauh, lompat tinggi) termasuk teknik pendekatan dan pendaratan; nomor lempar (tolak peluru, lempar lembing dasar), serta latihan kebugaran (pemanasan, daya tahan, kekuatan, kelentukan). Termasuk juga penjelasan tentang pengukuran prestasi, aspek keselamatan, dan contoh program latihan sederhana.

Pengenalan Atletik

Atletik adalah cabang olahraga dasar yang terdiri dari nomor lari, lompat, dan lempar. Atletik sering menjadi tolok ukur kebugaran dan keterampilan motorik dasar. Aktivitas atletik mengembangkan kecepatan, kekuatan, daya tahan, koordinasi, dan kelincahan.

Cabang Utama

Lari

Nomor: sprint (100 m), menengah (400 m), jarak jauh, serta lari estafet.

Teknik dasar lari:
- Posisi start (blok atau berdiri) • Ayunan lengan searah • Langkah efisien dan relaksasi otot.

Lompat

Nomor: lompat jauh, lompat tinggi, lompat galah (tingkat lanjut).

Teknik lompat jauh (singkat):
- Pendekatan cepat dan konsisten • Tumpuan kuat • Ayunan lutut ke depan • Pendaratan rapi.

Lempar

Nomor: tolak peluru, lempar lembing, lempar cakram (beberapa memerlukan fasilitas khusus).

Teknik tolak peluru (dasar):
- Pegang peluru di leher • Posisi tubuh stabil • Dorongan kuat dari panggul dan lengan.

Teknik Dasar & Ilustrasi Latihan

1. Start dan Akselerasi (Sprint)
Kuasai reaksi terhadap peluit/starting gun, dorongan awal, dan transisi ke langkah lari reguler.

Latihan contoh: 5 x 30 m sprint (dengan istirahat penuh), latihan teknik start dari posisi berdiri/termurah, dan latihan akselerasi 3–5 detik.

2. Lompat Jauh — Pendekatan & Tumpuan
Pendekatan konstan (7–9 langkah), tumpuan pada satu kaki, dorongan vertikal-horisontal, dan pendaratan dengan kedua kaki maju.

Latihan contoh: lompat dari tanda 6–8 langkah fokus tumpuan, latihan plyometric (kotak lompatan), dan latihan keseimbangan.

3. Tolak Peluru — Posisi & Dorongan
Posisi awal di lingkar tolak, rotasi badan kecil (glide atau spin pada tingkat lanjut), dorong peluru dengan lengan sambil melibatkan panggul.

Latihan contoh: latihan kekuatan bahu dan dada (push-up, medicine ball), latihan teknik melepas peluru di area aman.

Program Latihan Sederhana (Mingguan)

Catatan: intensitas disesuaikan usia dan kondisi fisik siswa. Selalu awali dengan pemanasan dan akhiri pendinginan.

Keselamatan & Etika

Selalu lakukan pemanasan dan peregangan untuk mengurangi risiko cedera. Gunakan sepatu dan permukaan latihan yang sesuai, jaga jarak aman saat latihan lempar, dan ikuti instruksi guru. Nilai sportivitas, kerja sama (terutama pada estafet), dan jujur saat melaporkan hasil latihan sangat ditekankan.

Langkah keselamatan singkat:
- Pastikan area bersih dari benda tajam • Gunakan teknik yang benar • Hentikan latihan jika nyeri tajam muncul.

Evaluasi & Penilaian

Penilaian dapat dilakukan melalui uji keterampilan (waktu lari 50–100 m, jarak lompat jauh, jarak tolak peluru ringan), pengamatan teknik, serta catatan partisipasi dan sikap saat latihan. Gunakan pengukuran sederhana dan catat perkembangan dari waktu ke waktu.

Contoh kriteria penilaian:
  • Teknik dasar (40%)
  • Hasil (waktu/ jarak) (30%)
  • Partisipasi & sikap (30%)